Informasi

Permanent Betadev, Pembuat Aplikasi Rekomendasi Tanaman Berbasis Cuaca

Kompetisi Hackathon 2019: HACKBDGWEATHER yang berlangsung pada tanggal 23-24 Januari 2019 di Block71, Bandung, Jawa Barat resmi berakhir kemarin. Dari 38 tim developer yang kemudian diseleksi menjadi 15 finalis, tiga tim akhirnya keluar sebagai pemenang. Juara pertama disabet oleh Permanent Betadev yang memperkenalkan Seedplan, sebuah aplikasi rekomendasi bercocok tanam.

Permanent Betadev terdiri tiga mahasiswa fakultas teknik industri jurusan teknik informatika dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta, yaitu Rahmat Aziz Al Hakam, Diffa Dwi Desyawan, dan Riski Midi Wardana.

Mereka membuat aplikasi bernama Seedplan yang dapat memberikan rekomendasi bercocok tanam berdasarkan data perangkat IP Weather, mulai dari temperatur, curah hujan, dan kelembapan, yang ada di Weather Station API. Selain itu, Seedplan juga menggunakan data keasaman tanah.

Dijelaskan oleh Rahmat, data yang diambil dari Weather Station API diolah menggunakan metode data mining sehingga aplikasi bisa memberikan rekomendasi jenis tanaman yang cocok untuk lokasi yang telah ditentukan.

Usai memilih tanaman, pengguna juga bisa langsung membeli bibit melalui Seedplan. Pasalnya, Seedplan juga memiliki fitur jual beli bibit serta fitur chatting agar pembeli dapat berkomunikasi dengan penjual.

Kepada Kompas.com, Rahmat mengaku bahwa mereka bertiga sebelumnya tidak tertarik maupun mendalami pertanian. Ide untuk membuat aplikasi tersebut baru muncul ketika berdiskusi untuk membuat proposal kompetisi.

“Ide datang pada orang yang membutuhkan,” celetuk Riski.

Pasalnya, salah satu bidang yang langsung terpengaruh oleh cuaca dan iklim yang menjadi tema kompetisi ini adalah pertanian. Konsep tersebut, tambah Diffa, berevolusi seiring berjalannya kompetisi dengan semakin dikembangkannya fitur-fitur yang penting.

Ke depannya, Rahmat, Diffa, dan Riski berencana untuk menambahkan fitur perhitungan keuntungan.

“Jadi, misalnya petani itu punya tanah 11 hektar dan ingin ditanami padi. Kira-kira dengan kondisi iklim dan tanah di daerah tersebut, petani itu bakal mendapatkan keuntungan berapa per panennya,” ujar mereka.

Namun, semua itu bergantung pada data yang tersedia. Apabila data yang tersedia cukup lengkap, termasuk data keasaman tanah, maka akan banyak peluang bagi Seedplan untuk semakin dikembangkan.

Sumber : <a href=”https://sains.kompas.com/read/2019/01/26/200600923/permanent-betadev-pembuat-aplikasi-rekomendasi-tanaman-berbasis-cuaca” target=”_blank”>KOMPAS.com</a>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

7 + four =