CCleaner Disusupi Malware? Waspada

CCleaner Disusupi Malware? Waspada

Pengguna aplikasi keamanan CCleaner untuk Windows diimbau untuk memperbarui software sesegera mungkin. Peneliti menemukan ada kelompok peretas yang menyematkan penembus enkripsi alias backdoor di CCleaner.

Backdoor itu memungkinkan peretas menyisipkan malware berbahaya. Diperkirakan 2,27 juta pengguna CCleaner telah menjadi korban.

Backdoor pada CCleaner teridentifikasi pertama kali pada 13 September lalu. Peneliti menemukan aktivitas malware berbahaya pada CCleaner.

Setelah diselidiki lebih lanjut, backdoor telah dipasang sejak 15 Agustus lalu dan malware sudah efektif bekerja untuk memberantas sistem enkripsi CCleaner. Malware itu mengirimkan data berupa nama komputer, software yang diinstal, dan program yang tengah dijalankan, ke server peretas.

Peretas juga menggunakan Domain Generation Algorithm (DGA), di mana ketika server peretas down makan secara otomatis bakal tercipta domain baru untuk mengirim dan menerima dokumen curian.

Avast mengklaim backdoor itu saat ini sudah diatasi dan diberantas. Pengguna tak perlu panik, terutama pengguna CCleaner versi 1.07.31.91 yang mendapat pembaruan secara otomatis.

Menurut Chief Technology Officer (CTO) Avast, Ondrej Vicek, para peretas sudah mempersiapkan serangan tahap kedua yang berdampak lebih masif. Namun hal ini duluan diketahui Avast.

Sumber : http://tekno.kompas.com/read/2017/09/20/06481997/waspada-aplikasi-keamanan-ccleaner-disusupi-malware

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 − 7 =