Tips & trik

Penipuan Online Shop? Berikut Cara Jitu Mengatasinya

Cara Jitu Mengatasi Penipuan Online Shop

Dimasa yang serba online kini, banyak online shop yang menawarkan kebutuhan premier maupun sekunder. Anda akan dengan mudah mencari, mendapatkan barang yang Anda inginkan hanya dengan mengetik nama barang atau merek tertentu dikolom pencarian di Instagram maupun Facebook.

Kemudahan tersebut ternyata berdampak negatif, ada tangan-janga tak bertanggungjawab yang memanfaatkan kesempatan ini menjadi peluang untuk mengambil untung lewat jalan kriminal. Mereka melakukan penipuan berkedok penjualan online. Meski sudah banyak yang menjadi korban, nggak bisa dimungkiri bahwa berjualan onlinememang jadi ladang empuk para penipu ini karena prosesnya yang tak kasat mata.

Berikut 5 tips agar terhindar dari penipuan olshop

1. Followers banyak bukan jaminan.
Jangan mudah tertarik dengan puluhan atau bahkan ratusan ribu followers yang dimiliki sebuah akun olshop. Kamu harus betul-betul cek reputasi akun tersebut karena bisa saja mereka bukan mendapatkan banyak followers sebab merintis dari nol, tapi karena membeli!

2. Jangan tergiur harga murah dan testimoni pembeli.
Kamu wajib waspada dan jangan mudah tergiur hanya dengan melihat harga yang murah dan testimoni yang dicantumkan. Dua poin tersebut jadi cara klasik penipu. jika ternyata harga yang ditawarkan terlalu jauh dari pasaran, ada baiknya kamu mundur dan cari olshop lain.

3. Perhatikan kualitas foto barang.
Saat ini banyak olshop yang memasang foto barang dagangannya dengan cara asal comot di internet. Meski tidak semua olshop yang melakukan hal ini adalah penipu, tapi tidak ada salahnya kamu sebagai pembeli meminta dikirimkan juga foto asli dari barang yang akan dipesan. Tentunya kamu nggak mau kan tiba-tiba dikirim kardus kosong karena ternyata sebenarnya olshop tersebut tidak menjual barang apapun.

4. Jika memungkinkan, gunakan fasilias COD atau kamu bisa memakai jasa rekening bersama
Jika memungkinkan, ambil opsi COD (Cash on Delivery) di mana barang diantar oleh penjual dan kita membayarnya langsung di tempat setelah menerima barang. Jika ternyata tidak bisa dilakukan (karena memang tidak ada layanan tersebut atau berbeda kota), kamu bisa memakai jasa rekening bersama atau Rekber.
Ini merupakan layanan pada transaksi jual beli online yang menggunakan pihak ketiga. Kamu sebagai pembeli akan mentransfer sejumlah uang ke pemilik jasa Rekber sebesar harga barang yang dibeli ditambah biaya administrasi (biasanya 10% dari total harga barang). Uang tersebut ditahan hingga barang yang dibeli sampai ke alamat tujuan dalam kondisi baik. Setelah barang diterima oleh si pembeli, maka uang di Rekber akan ditransfer ke si penjual.

5. Simpan semua bukti transaksi dan mintalah nomor resi pengiriman barang
Pastikan kamu menyimpan semua bukti transaksi mulai dari bukti transfer, termasuk juga pecakapan di sms maupun chat dengan pembeli. Selain itu, mintalah nomer resi pengiriman barang agar mudah melacak barang yang telah dikirim. Segala hal yang berkaitan dengan pengiriman barang ini jangan sampai hilang karena sebagai bukti fisik jika sampai terjadi penipuan.

Dikutip dari : http://www.hipwee.com/tips/5-cara-jitu-menghindari-penipuan-online-shop-karena-sebagai-konsumen-kita-harus-jeli/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × 1 =