Berita

Awas! Drone jadi Sasaran Hacker

news3agustus_id-01

Di Indonesia drone berkembang sangat pesat. Tapi hati-hati, karena drone milik Anda bisa saja dikendalikan oleh para hacker dari jarak jauh. Peringatan ini disampaikan oleh Kadiv Humas Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) Muhammad Akbar Marwan. Menurutnya, drone sejak beberapa bulan terakhir ini makin sering jadi incaran hacker.

“para hacker mulai rajin mengeksploitasi celah keamanan aplikasi dari para produsen utama drone di dunia untuk menghindari pembatasan, termasuk batas elevasi penerbangan” kata Akbar.

Yang terbaru adalah ancaman hacker pada drone keluaran DJI. potensi hacking drone, menurutnya, dapat ditelusuri pada kesalahan yang dibuat oleh DJI dalam meninggalkan kode debug pengembangan di aplikasi DJI Assistant 2. Perubahan bisa dilakukan dengan memberi komentar satu baris pada sebuah file dan menetapkan flag debug darifalse ke true.

Kelemahan tersebut memaparkan serangkaian parameter yang memungkinkan peretas mematikan pengamanan. DJI sendiri, kata Akbar, telah diperingatkan berulang kali sejak April 2017 lalu.

“Pengguna DJI Drone diharapkan tidak sembarangan melakukan patch dari sumber yang tidak terpercaya, karena justru dapat menjadi masalah di kemudian hari. Misalnya, ada patch yang justru memberikan seperti countdown pada tanggal tertentu drone tersebut akan shutdown atau tidak bisa digunakan,” kata Akbar memberi peringatan.
Kekhawatiran berpusat pada risiko keamanan aplikasi yang ditimbulkan oleh adanya kode debug DJI dalam aplikasi publik yang dirilis, yang bisa menciptakan jalur belakang atau backdoor bagi hacker untuk ikut campur dengan teknologinya.

Tanggapan DJI

Victor Wang, Direktur Keamanan Teknologi DJI, menyatakan bahwa fitur geofencing DJI dirancang khusus untuk memberikan informasi kepada pelanggan tentang data zona larangan terbang agar tidak membahayakan pesawat terbang. Ia juga mengatakan bahwa DJI akan terus memantau modifikasi drone yang bisa mengancam keselamatan umum.

“Memodifikasi firmware DJI tidak disarankan, karena dapat menyebabkan perilaku penerbangan yang tidak stabil yang bisa membuat pengoperasian drone tidak aman. DJI tidak bertanggung jawab atas kinerja drone yang dimodifikasi dan kami sangat mengutuk pengguna yang mencoba mengubah drone mereka untuk penggunaan ilegal,” tegasnya.

Sementara Akbar juga ikut menyarankan para pengguna DJI drone di Indonesia agar tidak gegabah memodifikasi software pada drone miliknya karena bisa membahayakan keselamatan.

“Mari kita gunakan kemampuan drone ini untuk membuat peluang-peluang yang baik demi kemaslahatan bangsa dan meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia di dunia. Jangan membahayakan orang lain,” tegasnya.

Sumber : http://tekno.kompas.com/read/2017/08/01/19130027/awas-drone-kini-juga-jadi-sasaran-hacker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three + 19 =