Tips Melindungi Akun Instagram dari Peretas

Tips Melindungi Akun Instagram dari Peretas

Sosial media sudah seperti menjadi dunia kedua bagi masyarakat di jaman digital ini. Bisa dibilang setengah dari kehidupan masyarakat sekarang ini dihabiskan untuk beraktivitas di sosial media.

Instagram merupakan salah satu jejaring sosial yang paling populer. Kamu bisa berbagi foto maupun video di aplikasi ini. Tentunya jika kamu memiliki video atau foto yang menarik, maka akun Instagram kamu akan memiliki banyak followers.

Peretasan akun media sosial bukan lagi berita baru karena seringnya hal ini terjadi. Media-media sosial populer biasanya merupakan target empuk untuk diserang, termasuk Instagram.

Beberapa waktu lalu, pengguna Instagram mengaku telah mengalami pengambilalihan akun Instagram dan tidak dapat mengaksesnya.

Menurut para korban, pembajak langsung mengubah nama akun Instagram, gambar profil, e-mail dan nomor telepon, sehingga hampir tidak mungkin untuk memulihkan akses.

Nah, bagi kamu yang tidak ingin menjadi korban peretasan semacam itu, ada beberapa langkah sederhana untuk mengatasinya.

Berikut langkah-langkah tersebut, seperti disampaikan oleh perusahaan keamanan Kaspersky Lab:

1. Jangan klik tautan yang mencurigakan

2. Periksa alamat laman, tempat Anda berencana memasukkan informasi pribadi

3. Gunakan aplikasi media sosial resmi, yang dipasang dari sumber terpercaya

4. Jangan bagikan informasi login akun Anda dengan aplikasi pihak ketiga

Metode Peretasan

Menurut penjelasan Kaspersky, sejauh ini tidak ada data valid tentang bagaimana pelaku mendapatkan akses ke profil Instagram banyak orang.

Namun, metode yang paling umum untuk serangan semacam ini adalah melalui phishing.

Selama tahun ini saja, produk Kaspersky Lab telah mencegah sekira 68.000 upaya untuk mengunjungi halaman phishing yang menyalahgunakan merek Instagram.

“Menariknya, pada akhir Juli, beberapa pekan sebelum kejadian peretasan, kami menyaksikan lonjakan vektor serangan ini pada 31 Juli. Jumlah serangan phishing meroket dari sekira 150 per hari, menjadi hampir 600 per hari,” kata peneliti keamanan di Kaspersky Lab, Nadezhda Demidova.

Popularitas Instagram pun disebut berkontribusi menarik perhatian para peretas. Saat ini, Instagram tercatat memiliki satu miliar pengguna bulanan.

Oleh sebab itu, para pengguna Instagram diimbau untuk selalu berhati-hati.

“Setelah pelaku meretas ke akun pengguna, mereka dapat mengakses data pribadi pengguna dan korespondensi mereka. Dan profil pengguna dapat diubah menjadi sumber konten jahat, phishing, dan spam,” kata Demidova.

Sumber : LIPUTAN6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 − three =