Menyimpan Password di File Teks atau Email

James Howell terduduk lesu saat ia menatap akun Bitcoinnya yang berjumlah 7.500 BTC. Kecerobohan terjadi 5 tahun yang silam saat ia membersihkan segala peralatan elektronik miliknya membuyarkan mimpinya mencairkan Bitcoin itu.

Tak disangka hardisk hasil ia menambang Bitcoin sejak tahun 2009 terbuang bersama barang rongsokkan lainnya. Kini ia menyesali bahwa ia telah menghilangkan aset yang bernilai $85 juta ujaran seorang praktisi IT asal Wales tersebut.

Kini tidak ada seorang pun yang mengetahui ke mana rimba hardisk tersebut dan beserta passwordnya. Mungkin ia sangat menyesali kesalahan masa lalu tersebut saat harga BTC meledaknya tak terkendali.

Diatas adalah salah satu contoh keteledoran dalam menyimpan password. password telah menjadi bagian penting yang tak terpisahkan dalam hidup kita. Banyak sekali hal-hal yang penting mengandalkan password sebagai sistem pengamannya, sebut saja kartu ATM, akun-akun media sosial, dan lainnya. Tak heran, jika kita ingin menyimpan informasi pribadi dengan aman kita harus membuat password yang kuat.

Password harus tidak mudah ditebak, semakin panjang lebih baik, menggunakan kombinasi yang rumit, dan masing-masing akun media sosial harus berbeda-beda password-nya agar terhindar dari serangan hacker. Banyak pilihan aplikasi atau tempat untuk menyimpan password. Tetapi taukah anda beberapa hal yang mungkin justru akan membahayakan password anda jika anda menyimpan di tempat yang salah?

Menyimpan di browser
Kebiasaan ini jadi hal yang sering, alasannya karena proses Log in yang memakan cukup banyak waktu. Menyimpan browser jadi pilihan, selain karena banyak yang tiap harinya ingin langsung masuk akunnya tanpa proses Log in dan mengcopy paste password. Syukur saja password masih tersimpan di browser yang Anda gunakan, bila tidak ucapkan saja selamat tinggal.

Tapi cara ini cukup rentan untuk aksi pencurian akun, itu bisa terjadi saat Anda log in di jaringan internet umum. Banyak malware yang bisa dikirimkan dan menginfeksikan akun Anda sehingga pelaku bisa mengubah password akun Anda.

Sebaiknya saat proses Log in menggunakan teathering via ponsel pribadi Anda dan transaksi lainnya. Karena di jaringan internet banyak disusupi malware yang bisa berbahaya untuk akun Anda.

Menyimpan via notepad dan sejenisnya
Menyimpan via notepad adalah pilihan yang paling sering digunakan selain pada browser. Alasannya mudah dan praktis saat memposting kemudian langsung mengcopy paste password dari notepad tersebut.

Notepad, kadang menjadi pilihan utama untuk menyimpan password, tetapi ada beberapa kelemahan jika kita menyimpan password di notepad. Apa sajakah?

1. Resiko pertama ketika device itu rusak data yang ada di dalam bisa hangus.
2. Karena itu dalam bentuk file, ada kemungkinan lebih besar data itu dicuri semisal ketika kita service komputer bisa saja data kita akan bongkar.
3. Yang lebih sering juga pas buka file kita gak tergantung pada satu device semisal buka di hp, komputer bahkan kadang di komputer orang lain nah itu semakin banyak temporary file yang tersebar itu juga jadi celah untuk nyuri datanya.
4. File riskan rusak karena di serang virus.
5. Akan ada sejumlah karakter yang hilang atau terlupakan karena terlalu sering melakukan copy paste password
6. Bila rusak dan crash, siap-siap anda bisa jadi kesulitan untuk masuk akun anda.

Ketakutan lainnya adalah semua yang disimpan via online bisa saja hilang. Misalnya gadget tersebut dicuri orang atau bahkan mengalami ganggu yang membuat folder kita hilang seketika. Ini membuat harapan Anda kecil untuk masuk ke akun Anda kembali.

Menyimpan via draft email
Cara ini patut dicoba karena cukup aman karena tersimpan di draft email Anda dan bisa diakses saat Anda membuka email. Ia tidak terpengaruh andai gadget Anda dicuri atau hilang karena semua tersimpan di email.

Tetapi keamanan email juga harus ditingkatkan, jangan sampai malah dibobol oleh para peretas. Mereka punya berbagai cara untuk bisa membobol email siapa saja dan mencuri isinya, bila jatuh ke tangan yang salah maka password dan akun Anda bisa hilang.

Apalagi peretas tahu Anda punya banyak simpan STEEM dalam jumlah besar dan bisa saja mengincar email Anda. Saya sarankan untuk menggunakan password email dengan kombinasi unik yang sama rumitnya dengan password Anda supaya peretas kesulitan membobolnya.

Semua cara ini bisa di coba untuk mengamankan password dari hal terburuk dan semua punya kelemahan. Untuk itu semua hal bisa dilakukan untuk berjaga-jaga. Semoga informasi ini menjadi edukasi akan pentingnya memproteksi password sebaik-baiknya. Karena di masa depan aset digital punya nilai yang sangat besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen − 14 =