Biografi Pidi Baiq

Siapa kini yang tidak mengenal sosok seorang Pidi Baiq sosok yang namanya melejit karena karyanya yang diangkat dalam sebuah film. Film tersebut menceritakan dari novel yang dibuat oleh seorang Pidi Baiq dan tokoh utama tersebut bernama dilan yang hingga kini di sukai oleh berbagai golongan baik yang tua maupun muda menyukai semua film tersebut. Continue reading Biografi Pidi Baiq

Biografi Habib Syech Abdul

Biografi Habib Syech Abdul

Habib Syech Abdul Qodir Assegaf lahir di Kota Surakarta, 20 September 1961. Beliau merupakan putra Habib Abdul qadir bin Abdurrahman Assegaf, seorang tokoh alim yg pernah berguru terhadap sejumlah habaib di Kota Surakarta yaitu Al Habib Anis bin Alwi al-Habsyi beliau juga adik kandung dari imam Masjid Jami’ Assegaf di Kecamatan Pasar Kliwon Kota Surakarta yaitu Al Habib Muhammad Jamal bin Abdul Qodir bin Abdurrahman Assegaf. Beliau merupakan penyanyi sholawat religius bersama grup Ahbaabul Musthofa. Continue reading Biografi Habib Syech Abdul

Joko Pinurbo, Author of Baju Bulan

Joko Pinurbo, Author of Baju Bulan

Joko Pinurbo lahir di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, 11 Mei 1962. Ia adalah sastrawan berkebangsaan Indonesia. Karya-karya puisinya merupakan perpaduan antara naratif, ironi refleksi diri, dan kadang mengandung unsur “kenakalan”. Tahun 2005, dia menerima anugerah dari Khatulistiwa Literary Awards kategori puisi melalui bukunya, Kekasihku. Ia lulus dari jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP Sanata Dharma, Yogyakarta. Joko Pinurbo pernah menjadi redaktur Basis, Gatra, dan Sadhar terbitan IKIP Sanata Dharma, juga mengajar di almamaternya, dan terakhir bekerja di PT Grasindo cabang Yogyakarta.

Joko Pinurbo mulai menulis puisi pada usia 20-an walaupun ia telah membaca puisi-puisi Indonesia sejak remaja. Dalam menulis puisi, ia kerap mencampur antara realitas dengan impian, hikmat dengan unsur-unsur komik, si angkuh dan si pejalan kaki, yang semua itu dapat ditemukan dalam satu baris dan diucapkan dalam satu hembusan napas. Citra reliji dapat tampil berdampingan dengan komentar-komentar berbau sosial politik pun percakapan yang intim.

Beberapa karya puisi Joko Pinurbo tampaknya merupakan parodi dari tradisi puisi Indonesia. Selain itu ia juga gemar menggunakan pencitraan yang kelihatannya klise yang jarang ditemukan dalam puisi Indonesia, misalnya pengacuannya pada objek-objek yang biasa ditemukan sehari-hari seperti sarung, telepon genggam, kamar mandi, celana panjang merupakan ciri khas dari karya-karya Joko Pinurbo.

Beberapa karyanya sebagai berikut :

  • Celana, IndonesiaTera, Magelang, 1999
  • Di Bawah Kibaran Sarung, IndonesiaTera, Magelang, 2001
  • Pacarkecilku, IndonesiaTera, Magelang, 2002
  • Telepon Genggam, Kompas, Jakarta, 2003
  • Kekasihku, Kepustakaan Populer Gramedia, Jakarta, 2004
  • Pacar Senja: Seratus Puisi Pilihan, Grasindo, Jakarta, 2005
  • Kepada Cium, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2007
  • Celana Pacarkecilku di Bawah Kibaran Sarung, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2007
  • Tahilalat, Omahsore, Yogyakarta, 2012
  • Dikutip dari: https://id.wikipedia.org/wiki/Joko_Pinurbo