Ponsel Murah Google Hanya 99.000 Sudah Pakai Google Assistant

Google memperkenalkan feature phone (ponsel dengan kemampuan terbatas), yang terpasang dengan Google Assistant secara built-in. Ponsel murah Google tampaknya akan segera tersedia di pasar Indonesia.

Google akhirnya meluncurkan sebuah ponsel buatan tanah air. Namun ini bukanlah sebuah smartphone papan atas layaknya ponsel, melainkan sebuah feature phone yang dibanderol dengan harga murah dan disematkan fitur asisten pintar Google Assistant.

Bekerja sama dengan WizPhone dan Alfamart, ponsel yang cuma dibanderol 99 Ribu Rupiah ini menggunakan teknologi KaiOS, sistem operasi ponsel ringan yang menghadirkan aplikasi dan layanan canggih di dalam ponsel kelas menengah.

“Smartphone kan sudah banyak ya, tapi tidak semua orang dapat membelinya, kesenjangan ini cukup besar. WizPhone harganya terjangkau dan penggunaannya juga jauh lebih mudah,” kata Managing Director Google Indonesia Randy Mandrawan Jusuf dalam acara Google For Indonesia di Jakarta, Selasa (4/12/2018), seperti yang dikutip dari Tekno Liputan6.com.

Ponsel ini memiliki bentuk candy bar dan ditenagai prosesor Qualcomm 8905 dengan RAM 512MB, penyimpanan internal 4GB, dan baterai 1.800 mAh dengan waktu standy by 350 jam.

Akses Google Assistant sangat mudah dengan ponsel ini, karena terdapat tombol khusus untuk memanggil virtual assistant Google. Tombol tersebut tepat berada di tengah bawah layar. Tekan tombol tersebut agak lama maka Google Assistant akan muncul di layar.

Setelah Google Assistant terbuka, pengguna bisa memerintahnya untuk mengirim pesan, memutar video, atau melakukan panggilan dengan perintah suara.

Cara ini diklaim lebih sederhana dibanding harus membuka aplikasi di dalam shortcutmenu.

Dijual di Alfamart

Adapun dengan segmentasi kelas menengah, Randy mengungkapkan, Wizphone akan dipasarkan melalui toko-toko Alfamart di seluruh Indonesia.

“WizPhone yang dilengkapi Asisten Google ini akan diluncurkan melalui toko-toko Alfamart di seluruh Indonesia, dengan harga hanya Rp 99.000 saja,” ungkapnya.

Meski begitu, ia belum mengumumkan kapan pastinya WizPhone ini akan dipasarkan di Indonesia.

Tak cuma berbicara soal ponsel murah, Google yang mengadakan acara tahunan Google For Indonesia ketiganya ini memperkenalkan beberapa hal baru. Deretan fitur seperti Jobs on Google Search serta Google Go diperkenalkan mendampingi WizPhone.

Sumber : merdeka.com

 

Google Paparkan Alasan Hangouts Ditutup

Alasan Hangouts Ditutup Google

Google Hangouts adalah sebuah platform komunikasi yang dikembangkan oleh Google yang termasuk perpesanan instan, percakapan video, SMS dan fitur VOIP. Beberapa waktu lalu Google Hangouts dikabarkan akan tutup.

“Pada Maret 2017, kami mengumumkan rencana untuk mengembangkan Hangouts klasik untuk fokus pada dua pengalaman yang membantu menyatukan tim: Hangouts Chat dan Hangouts Meet,” papar Google dalam pernyataannya seperti dilansir dari Android Police, Selasa (4/11).

“Chat dan Meet keduanya saat ini tersedia hanya untuk pelanggan G Suite dan akan tersedia untuk pengguna konsumen biasa. Kami belum mengumumkan kapan waktu resmi untuk memigrasikan pengguna dari Hangouts klasik ke Chat dan Meet. Kami berkomitmen penuh untuk mendukung pengguna Hangouts klasik hingga semua orang berhasil bermigrasi ke Chat dan Meet,” pungkasnya.

Google akhirnya memberikan keterangan resmi mengenai wacana penutupan Hangouts untuk pengguna. Dalam keterangannya, perusahaan yang bermarkas di Mountain View tersebut mengatakan bahwa pengguna Hangouts klasik akan migrasi ke Hangouts Chat dan Meet yang juga akan bisa diakses gratis.

Sebelumnya, 9to5google melaporkan Google akan menutup Hangouts pada 2020. Hal ini dilakukan lantaran produk tersebut dinilai krisis identitas sejak pertama kali diluncurkan sebagai ganti Google Talk di 2013.

Kabar itu sempat semacam disanggah oleh petinggi Google, Scott Johnston, yang mengatakan pengguna Hangouts hanya akan dialihkan ke aplikasi lain yaitu Hangouts Chat dan Hangouts Meet. Namun bantahan itu terdengar tak masuk akal karena publik tak mengetahui bahwa Google punya rencana untuk membuka Chat dan Meet untuk pengguna biasa.

Google meluncurkan Hangout Chat tahun lalu dan aplikasi ini digunakan untuk menyasar komunikasi dalam tim dalam perusahaan, aplikasi yang dibuat untuk menandingi Slack. Sementara Hangout Meet adalah platform pertemuan video.

Hangout sendiri saat ini tak lagi menyediakan beberapa fitur utama seperti pengiriman SMS. Pengguna juga sudah tidak lagi menerima update baru sehingga pengguna mulai menemukan bug dan masalah performa.

Sumber : CNN Indonesia

 

Pemerintah Sering Disebut Tak Sadar Situsnya Diretas

Microsoft raksasa teknologi menilai situs-situs pemerintah cenderung lambat dalam mendeteksi serangan-serangan siber. Bahkan situs-situs pemerintah di daerah ini seringkali tidak menyadari kalau situsnya sudah diretas.

“Riset mengatakan kalau organisasi setelah 3 bulan baru sadar. Yang saya pernah amati situs pembalasan situs itu di-hack sampai saat ini. Misalnya di Indonesia, sampai detik ini mungkin situs pemerintah itu ada sekitar belasan situs di hack sampai saat ini,” kata National Technology Officer Microsoft Indonesia Tonny Seno usai acara Microsoft Hybrid Cloud Summit, di Hotel Sheraton, Jakarta Selatan, Selasa, (27/11).

Bahkan Tonny mengatakan justru pihak luar yang melaporkan keanehan-keanehan dalam situs ini. Pemerintah yang punya situs justru tidak mengetahui bahwa situsnya diserang peretas.

“Nanti mereka tahunya bukan tahu sendiri, tapi dikasih tau seperti ‘Kok website-nya ada tampilan gambar aneh’ kayak gitu,” ujar Tonny.

Tonny mengatakan peretas ini memulai serangan dengan melakukan pengawasan untuk melihat celah-celah keamanan yang bisa dimanfaatkan. Kemudian secara perlahan, ia akan mencari server yang paling rentan untuk disusupi.

“Penyerang itu pertama memperhatikan dulu sekian lama, mereka dapat pola sprti apa kelemahan dan mulai masuk pelan-pelan. Dari situ dia masuk ke sistem administrator,” ujar Tonny.

Oleh karena itu Tonny mengatakan kemudian peretas memiliki kuasa penuh untuk mencuri atau melakukan serangan-serangan ke situs tertentu. Akan tetapi, Tonny mengatakan dengan sistem yang canggih, segala keganjilan di server bisa selalu terdeteksi.

Dalam hitungan menit, perilaku anomali ini bisa langsung terdeteksi dengan menggunakan teknologi keamanan yang canggih.

“Dengan menggunakan sistem canggih, keberadaan file monitor itu diawasi. Kalau ada perubahan atau perilaku anomali bisa langsung ketahuan karena signature dan ukuran file berubah,” kata Tonny.

Sumber : CNN Indonesia

 

Mataharimall.com Tutup, Dilebur ke Matahari.com

Mataharimall.com Tutup, Dilebur ke Matahari.com

Situs e-Commerce Mataharimall.com resmi menutup layanannya dikarenakan akan dilebur ke Matahari.com yang fokus pada industri fashion.

Perusahaan yang dipimpin Hadi Wenas tersebut mengklaim, evolusi strategis ini dilakukan untuk melayani konsumen lebih baik di bawah satu merek, satu perjalanan, dan satu pengalaman bagi konsumen yaitu Matahari.com.

Dalam keterangan resmi yang Tekno Liputan6.com terima, Rabu (21/11/2018), Wenas mengungkap Matahari.com akan menawarkan pengalaman belanja secara omni channel, sebuah metode berbelanja lebih dari satu saluran penjualan, baik offline maupu online.

“Ini adalah perkembangan strategis untuk memaksimalkan pengalaman omni-channel bagi konsumen, dengan dukungan dari Matahari Department Store dari satu merek, Matahari.com. Sekarang konsumen Indonesia memiliki lebih banyak pilihan untuk berbelanja barang-barang fashion tanpa batasan apa pun, baik online maupun offline, “ kata Wenas.

Satu pengalaman di bawah Matahari.com diklaim memungkinkan dua keahlian dan pengalaman untuk bergabung menjadi satu, di mana MatahariMall.com dengan teknologinya dan Matahari.com dengan keahlian ritel fashion Matahari Department Store.

Matahari.com menandai tonggak perusahaan yang telah bertransisi dari general e-Commerce pada awal 2018 menjadi e-Commerce yang fokus di industri fashion.

Melalui konsep baru ini perusahaan akan terus berevolusi dan berinovasi untuk memberikan pengalaman omni-channel tanpa batas bagi pelanggan di Tahah Air.

Sumber : LIPUTAN6

 

Akhirnya Intel Luncurkan 5G Pertama

Intel Corporation adalah sebuah perusahaan multinasional yang berpusat di Amerika Serikat dan terkenal dengan rancangan dan produksi mikroprosesor dan mengkhususkan dalam sirkuit terpadu. Intel juga membuat kartu jaringan, chipset papan induk, komponen, dan alat lainnya.

Intel tak mau ketinggalan gerbong berikutnya dalam evolusi teknologi seluler. Raksasa chip itu memperkenalkan chip modem 5G terbarunya, yakni XMM 8160, Selasa, (13/11/2018) silam.

Menariknya, chip ini merupakan jenis multi-mode modem, di mana dengan keunggulannya, chip bisa menghubungkan ke jaringan lawas 2G hingga 5G, tanpa tambahan chip modem lain.

Sebelumnya, Qualcomm, rival besar Intel di industri chip, telah lebih dulu memperkenalkan modem 5G bernama Snapdragon X50. Namun, modem itu diketahui tidak memiliki teknologi multi-mode, yang mengharuskan pabrikan menyisipkan chip modem tambahan.

Sementara modem bikinan Intel ini diketahui menggunakan gelombang radio baru (NR) yang mendukung spektrum frekuensi gelombang terendah, 600 MHz, hingga tertinggi, yaitu gelombang milimeter (mmWave) dengan frekuensi 6 GHz, yang bisa menghasilkan kecepatan unduh hingga 6 Gbps.

Teknologi multi-modem ini sejatinya memungkinkan sang device yang disokong modem terhubung melalui jaringan tersebut dengan dukungan EN-DC, yaitu sebuah cara untuk menghubungkan jaringan 4G dan 5G secara bersamaan.

Nantinya, dalam kenyataan, para pabrikan disebut tidak wajib menyertakan modem tambahan lain untuk menghubungkan ke jaringan 4G, atau yang lebih lama seperti 2G dan 3G.

Hal ini bisa dibilang sebagai keuntungan multi-mode, di mana perangkat akan menghubungkan ke jaringan lain jika ternyata gelombang 5G tidak tersedia di daerah yang sedang dikunjungi pengguna.

Dilansir KompasTekno dari GSMArena, Rabu (14/11/2018), jaringan lantas bakal berubah menjadi 5G jika dirasa dibutuhkan. Ini merupakan teknologi ‘Non-Stand Alone’ dimana transisi dari 4G ke 5G akan terlaksana secara mulus.

Selain itu, modem juga mendukung konektivitas 5G ‘Stand Alone’ yang berarti secara terpisah, stagnan di jaringan 5G tanpa dukungan transisi dari jaringan 4G. Intel juga mengklaim chip modem 5G-nya ini bakal dapat membuat ukuran perangkat yang lebih kecil, dan hemat daya.

Belum diketahui tanggal pasti pendistribusian chip modem ini. Namun, modem Intel XMM 8160 5G yang disebut super cepat itu diprediksikan akan memasuki tahap pengapalan pada kuartal II-2019. Perangkat komersil yang menggunakan modem ini, seperti ponsel dan PC, diharapkan akan tersedia di semester I-2020.

Sumber : KOMPAS.COM

 

Mastel Desak Pemerintah Tunda Revisi PP 82/2012

Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) mendesak pemerintah untuk menunda revisi terhadap Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE).

Hal tersebut disampaikan oleh sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL), Asosiasi Data Center IDPro, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), dan Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI).

Ada sejumlah hal yang disoroti oleh MASTEL terkait revisi Peraturan Pemerintah tersebut, khususnya rencana perubahan beberapa pasal yang berdampak relaksasi/mengendorkan terhadap keharusan data berada di wilayah Indonesia (data localization).

“MASTEL mendesak Pemerintah menunda hal tersebut. Relaksasi terhadap keharusan lokalisasi data dapat berdampak sistemik pada Ipoleksosbud Hankam Indonesia di era ekonomi data. Mengingat saat ini, Indonesia belum memiliki undang-undang yang secara khusus berkaitan dengan perlindungan data,” jelas Ketua Umum Mastel, Bapak Kristiono dalam jumpa pers di Jakarta pada Selasa (6/11).

“Data itu sangat penting, atau bisa dikatakan data is the new oil. Oleh sebab itu, jangan ada relaksasi tanpa ada UU yang melindungi data itu. Apalagi, UU PDP juga sudah masuk Prolegnas (Program Legislasi) 2019 di DPR,” imbuhnya.

Beliau juga mengatakan bahwa idealnya Indonesia harus memiliki UU Perlindungan Data Pribadi (PDP) sebelum memutuskan merevisi PP tersebut. Jika tidak, dikhawatirkam akan ada berbagai perbedaan pemaham soal klasifikasi data berisiko tinggi dan rendah di berbagai sektor.

Pada kesempatan ini, Mastel juga memaparkan usulan mereka kepada pemerintah, di antaranya sebagai berikut:

1. Bahwa perdebatan di level nasional mengenai perlu tidaknya dilakukan perubahan atas regulasi yang mewajibkan lokalisasi data tidak cukup sekedar mempertimbangkan aspek teknis dan keamanan, namun harus mengintegrasikan perspektif yang lebih luas termasuk aspek kedaulatan, pertumbuhan industri nasional, perlindungan data, dampak sosial ekonomi, dan lain sebagainya.

2. Kondisi global sampai tahun 2018, negara-negara di dunia masih terbagi menjadi dua bagian besar antara yang setuju dengan lokalisasi data, dan yang tidak setuju. Isunya bukan saja masalah teknis, tapi juga berkaitan dengan perlunya ditemukan keseimbangan (balancing) antara dorongan kebutuhan untuk menjadi lebih berintegrasi dengan masyarakat transnasional global secara digital di satu sisi, dengan hak pemerintah untuk memiliki kendali atas wilayah teritorinya termasuk cyber, juga untuk perlindungan masyarakat dan industri domestik nasional di sisi lainnya.

3. Data secara universal telah dianggap sebagai kunci ekonomi terpenting di era masyarakat digital (digital society). Bahkan dalam Majalah The Economist 2017, data disebut sebagai the new oil. Kebijakan terkait data juga dapat menentukan pada seberapa besar potensi kue ekonomi yang akan diperoleh Indonesia. Relaksasi terhadap kebijakan lokalisasi data pada kondisi belum adanya undang-undang terkait perlindungan data, perlu diperhitungkan secara sangat cermat dan hati-hati terhadap potensi dampaknya.

4. Kebijakan dan regulasi yang terkait dengan perlakukan dan perlindungan data mencakup dimensi yang besar dan memiliki dampak sangat luas. Pengaturan data tidak cukup hanya membatasi pada isu lokalisasi data, namun juga berkaitan dengan kepemilikan data, hak untuk mengakses data, kendali atas data, dan pemanfaatan untuk kepentingan nasional. Sejalan dengan pembahasan undang-undang yang terkait dengan perlindungan data, Mastel mengharapkan sikap yang diambil Pemerintah terkait hal tersebut menjadi lebih jelas dan tegas.

5. Usulan perubahan terhadap PP 82/2012 khusus terkait kebijakan lokalisasi data, seyogyanya didahului dengan evaluasi yang mendalam, menyeluruh dan transparan terhadap efektivitas implementasi terhadap regulasi eksisting setelah berjalan beberapa tahun, termasuk aspek enforcement (pengawasan dan pengendalian).

6. Mengingat pentingnya kebijakan dan regulasi ini, maka diharapkan Pemerintah dapat lebih melibatkan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) terkait, khususnya dari perwakilan industri dan asosiasi dalam pembahasan dan perumusannya. Karena para pemangku kepentingan akan menjadi pihak yang paling pertama mendapatkan dampak atas perubahan yang berlaku.

Sumber : detikinet

 

Kominfo Imbau Warganet Tak Sebar Hoaks Terkait Lion Air JT-610

Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang pagi ini jatuh di kawasan Pantai Pakis Jaya, Perairan Tanjung, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 dikhawatirkan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi bohong atau hoaks.

Oleh sebab itu, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan hoaks termasuk di ranah internet.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengimbau warganet Indonesia untuk tidak menyebarkan informasi hoaks, ataupun informasi yang bukan berasal dari sumber berwenang terkait dengan musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan hoaks seputar jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 pagi tadi, Senin (29/10).

“Kementerian Komunikasi dan Informatika RI mengimbau warga net Indonesia untuk tidak menyebarkan informasi hoaks ataupun informasi yang bukan berasal dari sumber berwenang terkait dengan musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang,” kata Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kemkominfo Ferdinandus Setu dalam siaran resmi.

Ferdinandus juga mengimbau warga internet tidak menyebarkan foto-foto korban dari musibah jatuhnya pesawat melalui media apapun, termasuk media sosial.

Diingatkan, setiap aktivitas di ruang siber, termasuk pendistribusian, mentransmisikan, dan membuat informasi hoaks agar bisa diakses telah diatur dalam Undang-undang (UU) RI No 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Seperti sudah diinformasikan, pesawat Lion Air JT 610 mengalami kecelakaan setelah lepas landas menuju Pangkal Pinang dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 06.20 WIB. Setelah 13 menit mengudara, pesawat diketahui jatuh di koordinat S 5’49.052″ E 107′ 06.628″ atau sekitar Karawang, Jawa Barat.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, pesawat yang mengangkut 189 penumpang dan kru ini tenggelam di kedalaman 30-35 meter di bawah laut.

Sumber : CNN Indonesia

 

Lewat Instagram Stories Banyak Pembeli Kepincut Barang

Media sosial pada umumnya adalah sebuah media yang digunakan untuk bersosialisasi (berhubungan, baik secara personal, kelompok dan lain sebagainya) antar penggunanya. Beberapa istilah yang ada dalam media sosial antara lain adalah Social Network, SNS dan Communication Network.

Media sosial belakangan ini tidak hanya dimanfaatkan untuk memamerkan aktivitas sehari-hari atau hobi. Sebagian orang juga menggunakannya untuk melihat-lihat barang idaman sebelum kemudian memutuskan untuk membeli.

“Instagram lebih pengaruh ke keputusan membeli dibandingkan Facebook,” kata Sarwal kepada media.

Industry Lead Digital Natives Facebook, Arjun Sarwal, saat peluncuran festival belanja online Shopee 11.11 Big Sale, mengemukakan hal yang menarik tentang salah satu platform media sosial mereka, konten di Instagram berpengaruh kepada pembelian produk.

Sarwal juga melakukan survei terhadap kebiasaan berbelanja konsumen Indonesia, format visual menurut Sarwal berfungsi mendekatkan merek dagang terhadap konsumen. Sebanyak 52 persen responden menjadi lebih tertarik pada sebuah merek atau produk setelah melihat Stories di Instagram.

Stories dianggap sebagai cara berkomunikasi yang otentik dengan teman dan keluarga, 64 persen responden menyatakan demikian. Sebanyak 57 persen responden menyukai Stories karena konten akan hilang dalam 24 jam.

Masih berhubungan dengan Instagram yang diakses melalui perangkat seluler, 67 persen responden mengaku lebih nyaman berbelanja melalui ponsel dibandingkan datang langsung ke toko. Kebanyakan untuk menghindari keramaian.

Sedangkan 73 persen responden menyatakan belanja melalui ponsel, selain lebih mudah, mereka bisa membandingkan harga produk.

Seiring dengan kemudahan berbelanja online, ekspektasi konsumen terhadap belanja online juga meningkat. Survei global Facebook yang disampaikan Sarwal menemukan bahwa 80 persen konsumen berpendapat pengalaman berbelanja sama pentingnya dengan produk atau layanan yang diberikan.

Dikutip dari : msn

Setelah 34 Tahun Terbit, Tabloid Bola akan Tutup

Tabloid BOLA mengumumkan bakal menerbitkan edisi terakhirnya masing-masing pada hari Jumat (19/10) dan Selasa (23/10). Kepastian pemberhentian publikasi berdasarkan cuitan Managing Editor @BolaSportcom Firzie A. Idris di akun twitter miliknya, Rabu (17/10).

Tabloid BOLA dibentuk pada 3 Maret 1984 oleh Kompas Gramedia Grup. Pada awalnya, BOLA merupakan sisipan Harian Kompas. Tabloid Bola terbit setiap Selasa dan Jumat di setiap pekan.

Warganet mencuitkan kesedihan mereka terkait dengan rencana penutupan Tabloid Bola. #TerimaKasihTabloidBola pun menjadi cuitan yang banyak diperbincangkan di media sosial.

Sebagian mereka menyatakan kesedihannya maupun pengalamannya dalam berbagai cuitan saat membeli Tabloid Bola.

cuitan twitter

Sumber: CNN Indonesia

500 Ribu Data Pengguna Bocor, Alphabet Tutup Google+

500 Ribu Data Pengguna Bocor, Alphabet Tutup Google+

Alphabet Inc, induk perusahaan Google akan menutup layanan jejaring sosial Google+. Kebijakan ini menyusul kegagalan jejaring sosial Google tersebut mengamankan data pengguna. Setidaknya ada 500.000 data profil pribadi pengguna yang mungkin telah diambil ratusan pengembang eksternal. Demikian bunyi pengumuman pada Senin (8/10/2018). Atas insiden tersebut, selain bakal menutup Google+, kebijakan berbagi data pun bakal diperketat.

Dilansir Reuters pada Selasa (9/10/2018), penyebab kebocoran data pengguna ditengarai berasal dari sebuah bug API di dalam platform, yang bisa memberikan akses kepada pengembang aplikasi pihak ketiga untuk mengakses profil dan data pribadi pengguna Google+.

Google sendiri mengklaim kalau sampai detik ini belum ada pengembang yang berani untuk mengakses data pengguna dari bug tersebut.

Dalam blog resmi terbaru Google, perusahaan mengungkap berapa banyak data pengguna yang bocor.

Ada sekitar 500.000 akun pengguna yang datanya bocor, sedangkan ada 438 aplikasi pihak ketiga yang kemungkinan bisa saja mengakses data pribadi pengguna dari bug tersebut.

Adapun data yang bocor meliputi nama pengguna, alamat email, pekerjaan, jenis kelamin, dan usia.

“Kami belum menemukan bukti kalau ada pengembang yang sudah sadar akan bug ini, atau menyalahgunakan API. Kami juga belum menemukan ada satu data pun yang disalahgunakan,”ujar VP Engineering Google Ben Smith.

Masalah ini ditemukan pada Maret lalu sebagai bagian dari tinjauan tentang bagaimana Google berbagi data dengan aplikasi lain. Google mengatakan dalam posting blog resminya tidak ada pengembang yang mengeksploitasi kerentanan atau data yang disalahgunakan.

Tidak dapat dipastikan apakah Google+ bakal ‘hidup’ kembali atau benar-benar dimatikan secara permanen.

Alih-alih demikian, Google nantinya dikabarkan bakal merombak izin akun untuk memungkinkan pengguna memilih data yang ingin dibagikan kepada aplikasi pihak ketiga.

Tak cuma itu, Google juga akan membatasi kemampuan aplikasi pihak ketiga untuk bisa mengakses data penggunanya.

Jutaan Data Pribadi Pengguna Android dan iPhone Dibobol Aplikasi Tracker Anak

Terlepas dari kabar Google+ yang bakal ditutup karena kebocoran data pengguna, sebuah perusahaan yang menyediakan aplikasi monitoring anak untuk perangkat Android dan iPhone, mSpy, dikabarkan telah membobol jutaan informasi sensitif milik pengguna.

Informasi yang dibobol antara lain adalah riwayat pesan, kata sandi, kontak telepon, hingga lokasi pengguna Android dan iPhone. Semua informasi tersebut dikumpulkan oleh aplikasi mSpy secara diam-diam saat berjalan di background.

Temuan ini pertama kali diketahui oleh peneliti keamanan Nitish Shah.

Shah menemukan bahwa di database internal mSpy terdapat seluruh data dan transaksi milik pengguna. Bahkan, data-data ini bisa diakses secara bebas, tanpa otentikasi apapun.

Shah mengatakan, mSpy terhubung dengan database web termasuk username dan kata sandi ke WhatsApp dan pesan Facebook.

Tidak hanya itu, Shah menyebut, mSpy juga bisa mengakses rekaman real-time serta kunci enkripsi pribadi milik semua pengguna yang login atau membeli lisensi mSpy selama periode 6 bulan.

“Saya chatting dengan dukungan mSpy, dan mereka memblokir saya saat saya meminta untuk ngobrol langsung dengan CTO atau kepala keamanan mereka,” kata Shah.

Setelah mengetahui bahwa mSpy tidak berbuat apa-apa atas keluhannya terhadap database yang terekspos, Shah kemudian berbicara dengan ahli keamanan siber Brian Krebs.

Krebs pun mengonfirmasi temuan Shah dan menuliskan laporan tentang hal itu.

Krebs juga mencoba menghubungi mSpy terkait masalah ini. Baru empat hari kemudian, database ini dibuat offline dan Chief Security Officer bernama Andrew merespons keluhan Krebs dan Shah.

“Terima kasih kepada Anda, kami telah mencegah kemungkinan adanya pelanggaran data dan kami menemukan sejumlah email pelanggan dan beberapa data lainnya. Namun, kami menemukan, hanya beberapa data (yang sempat dilanggar),” katanya.

Sekadar informasi, ini bukan pertama kalinya mSpy membocorkan data pribadi pengguna ke dunia maya. Sebelumnya, mSpy juga sempat diretas pada 2015 dan seluruh database mereka muncul di Dark Web.

Sumber : LIPUTAN6